Jakarta, 27 Mei 2026 – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami penurunan pada perdagangan hari ini. Harga emas Antam 24 karat turun sebesar Rp 13.000 per gram dari sebelumnya Rp 2.798.000 menjadi Rp 2.785.000 per gram. Penurunan ini juga diikuti harga buyback atau pembelian kembali emas oleh Antam yang turun ke level Rp 2.594.000 per gram.

Berdasarkan data resmi Logam Mulia, harga emas ukuran terkecil 0,5 gram kini berada di angka sekitar Rp 1.442.500. Sementara pecahan 10 gram dijual sekitar Rp 27,3 juta dan ukuran terbesar 1 kilogram dibanderol lebih dari Rp 2,72 miliar. Penurunan harga hari ini melanjutkan tren pelemahan yang sudah terjadi sejak awal pekan setelah sebelumnya emas sempat naik cukup tinggi.

Dalam sepekan terakhir, harga emas Antam bergerak fluktuatif di kisaran Rp 2.773.000 hingga Rp 2.803.000 per gram. Sementara dalam satu bulan terakhir, harga emas sempat menyentuh level tertinggi di atas Rp 2,85 juta per gram sebelum akhirnya kembali terkoreksi. Pengamat pasar menilai pergerakan harga emas masih dipengaruhi kondisi global, termasuk penguatan dolar AS, kebijakan suku bunga Amerika Serikat, dan sentimen geopolitik internasional.

Penurunan harga emas juga terlihat di sejumlah platform penjualan lain seperti Pegadaian. Produk emas UBS, Galeri 24, dan Antam sama-sama mengalami koreksi harga pada perdagangan hari ini. Kondisi tersebut membuat sebagian investor mulai mempertimbangkan momen penurunan sebagai peluang membeli emas untuk investasi jangka panjang.

Meski mengalami penurunan harian, emas masih dianggap sebagai salah satu instrumen investasi aman di tengah ketidakpastian ekonomi global. Banyak investor tetap memantau pergerakan harga emas karena logam mulia sering menjadi aset lindung nilai ketika pasar keuangan bergejolak. Para analis memperkirakan harga emas masih berpotensi bergerak fluktuatif dalam beberapa waktu ke depan mengikuti perkembangan ekonomi dunia dan nilai tukar dolar Amerika Serikat.