Jakarta, 4 September 2026 – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir memberikan perhatian khusus kepada tim bulu tangkis Indonesia menjelang keberangkatan menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang. Erick bertemu langsung dengan para atlet, pelatih, dan pengurus bulu tangkis nasional dalam suasana santai sekaligus memberikan motivasi sebelum mereka menghadapi persaingan di pesta olahraga terbesar Asia tersebut. Sebanyak 20 pebulu tangkis telah dipersiapkan untuk membawa Merah Putih, terdiri atas 10 pemain putra dan 10 pemain putri. Pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi pemerintah untuk memberikan dukungan moral kepada skuad sebelum memasuki periode kompetisi yang semakin dekat. Erick meminta seluruh pemain menjaga fokus dan memanfaatkan waktu persiapan terakhir dengan sebaik mungkin.
Dalam pertemuan tersebut, Erick menyampaikan pesan singkat tetapi tegas mengenai pentingnya menjaga konsentrasi menuju Asian Games. Ia berharap para atlet tidak terganggu oleh berbagai hal di luar pertandingan dan tetap mengarahkan perhatian pada target yang telah dipersiapkan bersama tim pelatih. Asian Games memiliki tingkat persaingan yang jauh berbeda karena mempertemukan pemain-pemain terbaik dari berbagai negara kuat bulu tangkis Asia. Indonesia harus berhadapan dengan kekuatan seperti China, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, India, hingga sejumlah negara lain yang memiliki pemain berperingkat tinggi. Karena itu, kesiapan mental dipandang sama pentingnya dengan kemampuan teknis ketika atlet memasuki lapangan.
PP PBSI sebelumnya telah menetapkan 20 pemain yang akan menjadi bagian dari skuad Indonesia di Asian Games 2026. Komposisi tersebut dibagi secara seimbang antara sektor putra dan putri dengan masing-masing mengirimkan 10 atlet. Pemilihan pemain mempertimbangkan kebutuhan menghadapi nomor beregu sekaligus nomor perorangan yang akan dipertandingkan. Tim pelatih juga harus memperhitungkan kombinasi pemain pada setiap sektor agar Indonesia memiliki pilihan strategi ketika menghadapi lawan dengan karakter berbeda. Komposisi tersebut memadukan pemain berpengalaman dengan sejumlah atlet yang akan menjalani pengalaman Asian Games untuk pertama kalinya.
Menariknya, mayoritas pemain yang dibawa Indonesia merupakan debutan pada ajang Asian Games. Sebanyak 13 dari 20 pemain disebut akan merasakan atmosfer pesta olahraga Asia tersebut untuk pertama kalinya. Kondisi ini menghadirkan tantangan tersendiri karena tekanan Asian Games berbeda dibandingkan turnamen reguler dalam kalender bulu tangkis internasional. Para pemain tidak hanya membawa target individu, tetapi juga menjadi bagian dari kontingen nasional yang mengejar prestasi bagi Indonesia. Kehadiran pemain berpengalaman diharapkan dapat membantu para debutan beradaptasi dengan tekanan pertandingan sekaligus menjaga suasana tim selama berada di Jepang.
Bulu tangkis menjadi salah satu cabang olahraga yang secara tradisional mendapatkan perhatian besar dalam setiap keikutsertaan Indonesia pada ajang multievent internasional. Sejarah panjang prestasi membuat ekspektasi terhadap para pemain tetap tinggi ketika tampil di Asian Games. Namun, persaingan pada edisi 2026 diperkirakan berlangsung sangat ketat karena negara-negara Asia mendominasi berbagai sektor bulu tangkis dunia. China tetap menjadi salah satu kekuatan utama, sementara Jepang dan Korea Selatan memiliki kedalaman skuad yang tidak dapat dipandang ringan. Malaysia dan India juga mempunyai pemain-pemain yang berpotensi menjadi penghalang Indonesia dalam perebutan medali.
Karena itu, dukungan yang diberikan Erick tidak hanya dipandang sebagai kegiatan menjelang keberangkatan, tetapi juga sebagai bagian dari upaya membangun kepercayaan diri atlet. Pada fase terakhir persiapan, pemain harus menjaga kondisi fisik sekaligus menghindari cedera yang dapat mengganggu peluang tampil. Tim pelatih memiliki tugas mengatur intensitas latihan agar performa atlet mencapai kondisi terbaik ketika pertandingan dimulai. Evaluasi terhadap calon lawan juga menjadi bagian penting karena karakter permainan setiap negara berbeda. Strategi pertandingan harus disiapkan secara fleksibel sehingga pemain dapat menyesuaikan diri terhadap berbagai situasi di lapangan.
Asian Games Aichi-Nagoya 2026 akan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026. Indonesia secara keseluruhan telah menyiapkan ratusan atlet dari puluhan cabang olahraga untuk mengikuti kompetisi tersebut. Bulu tangkis menjadi salah satu cabang yang diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap perolehan medali Merah Putih. Meski demikian, target tersebut membutuhkan perjuangan besar mengingat kekuatan bulu tangkis Asia saat ini sangat merata. Setiap pertandingan sejak fase awal dapat menghadirkan lawan dengan kualitas tinggi sehingga pemain dituntut langsung berada dalam kondisi terbaik.
Pertemuan dengan Menpora juga menjadi pengingat bahwa atlet membawa tanggung jawab lebih besar ketika tampil menggunakan nama Indonesia. Hasil pertandingan memang menjadi ukuran utama dalam kompetisi, tetapi semangat bertanding dan kemampuan memberikan performa terbaik turut menjadi perhatian. Erick berharap para pemain mampu tampil percaya diri tanpa terbebani ekspektasi berlebihan. Fokus terhadap setiap pertandingan dinilai lebih penting dibandingkan terlalu dini memikirkan kemungkinan medali. Dengan pendekatan tersebut, pemain dapat menjalani kompetisi secara bertahap dan memberikan perhatian penuh terhadap lawan yang berada di hadapan mereka.
Bagi sejumlah pemain muda, Asian Games 2026 juga menjadi kesempatan memperoleh pengalaman penting untuk perjalanan karier berikutnya. Bertanding dalam ajang multievent menghadirkan atmosfer berbeda karena pemain berada bersama atlet Indonesia dari berbagai cabang olahraga. Tekanan membawa nama negara juga terasa lebih kuat dibandingkan ketika mereka tampil dalam turnamen individu reguler. Pengalaman tersebut dapat membantu membangun kematangan mental, terutama bagi 13 pemain yang berstatus debutan. Dalam jangka panjang, pengalaman di Aichi-Nagoya dapat menjadi modal ketika mereka menghadapi Olimpiade maupun kompetisi besar lainnya.
Dengan waktu menuju Asian Games yang semakin pendek, tim bulu tangkis Indonesia kini memasuki tahap akhir persiapan sebelum berangkat ke Jepang. Jamuan dan pertemuan bersama Erick Thohir memberikan tambahan dukungan sekaligus pesan agar para pemain tetap menjaga konsentrasi terhadap tugas utama mereka. Komposisi 20 atlet yang telah ditetapkan akan membawa harapan Indonesia menghadapi persaingan berat dari kekuatan-kekuatan bulu tangkis Asia. Kehadiran pemain berpengalaman dan talenta debutan diharapkan menghasilkan kombinasi yang mampu bersaing pada berbagai nomor. Setelah seluruh persiapan dilakukan, tantangan berikutnya adalah menerjemahkan dukungan dan latihan tersebut menjadi performa terbaik ketika perjuangan Merah Putih dimulai di Aichi-Nagoya.





