Jakarta, 6 September 2026 – George Russell menunjukkan kecepatan menjanjikan bersama Mercedes pada sesi latihan bebas ketiga atau FP3 Formula 1 GP Italia 2026 di Sirkuit Monza. Pembalap asal Inggris tersebut menutup sesi sebagai yang tercepat setelah membukukan waktu terbaik 1 menit 22,219 detik. Russell mengungguli mantan rekan setimnya di Mercedes yang kini memperkuat Ferrari, Lewis Hamilton, dengan selisih 0,226 detik. Max Verstappen membawa Red Bull ke posisi ketiga dengan jarak 0,350 detik dari catatan Russell. Selain persaingan ketat di papan atas, sesi terakhir sebelum kualifikasi tersebut diwarnai momen menegangkan antara Hamilton dan Verstappen yang nyaris bersenggolan pada menit-menit terakhir. Insiden tersebut membuat keduanya sama-sama menyampaikan ketidakpuasan melalui radio tim sebelum sesi berakhir.
Russell memperlihatkan konsistensi sejak rangkaian latihan GP Italia berlangsung dan kembali menegaskan potensi Mercedes di lintasan berkecepatan tinggi Monza. Setelah menjadi pembalap tercepat pada FP2, ia mempertahankan momentum tersebut dengan kembali menempati posisi pertama pada FP3. Russell secara bertahap menurunkan catatan waktunya ketika kondisi lintasan semakin membaik dan para pembalap mulai menggunakan ban lunak untuk simulasi kualifikasi. Mercedes juga mencoba memanfaatkan efek slipstream dengan bantuan Kimi Antonelli dalam beberapa putaran cepat. Strategi tersebut memberikan keuntungan pada lintasan lurus panjang yang menjadi karakter utama Monza. Russell kemudian mampu mempertajam waktunya menjadi 1 menit 22,219 detik dan tidak ada pembalap lain yang berhasil melewati catatan tersebut hingga bendera finis dikibarkan.
Hamilton menjadi penantang terdekat Russell setelah membawa Ferrari menempati posisi kedua di hadapan pendukung tuan rumah. Pembalap Inggris itu mencatat waktu 1 menit 22,445 detik dan hanya terpaut sedikit lebih dari dua persepuluh detik dari posisi teratas. Performa tersebut memberikan sinyal positif bagi Ferrari setelah tim asal Maranello berusaha mendapatkan hasil maksimal pada balapan kandangnya. Hamilton mampu memanfaatkan kecepatan mobil di lintasan lurus sekaligus menjaga konsistensi ketika melakukan simulasi putaran cepat. Sementara rekan setimnya, Charles Leclerc, harus puas berada di urutan keenam dengan waktu 1 menit 22,708 detik. Perbedaan tersebut membuat Hamilton menjadi pembalap Ferrari dengan posisi terbaik pada sesi latihan terakhir sebelum kualifikasi.
Verstappen juga menunjukkan peningkatan setelah mengalami sesi Jumat yang relatif lebih sulit. Juara dunia tersebut membukukan waktu 1 menit 22,569 detik dan menempati posisi ketiga, hanya 0,350 detik di belakang Russell. Catatan itu menjadi perkembangan penting bagi Red Bull karena Verstappen sebelumnya sempat tertinggal cukup jauh dari pembalap tercepat. Meski demikian, ia masih menyampaikan keluhan mengenai performa mobil melalui radio tim, termasuk persoalan tenaga pada bagian akhir sesi. Verstappen juga beberapa kali menghadapi lalu lintas padat ketika mencoba mendapatkan ruang untuk mencatat putaran cepat. Kondisi tersebut akhirnya ikut menjadi latar belakang munculnya insiden dengan Hamilton menjelang berakhirnya FP3.
Ketegangan terjadi ketika Hamilton dan Verstappen sama-sama berusaha mendapatkan posisi ideal di lintasan pada menit-menit terakhir. Hamilton terlebih dahulu melewati Verstappen sebelum kedua pembalap melaju berdampingan sepanjang lintasan lurus utama Monza. Verstappen kemudian mencoba mengambil sisi dalam ketika memasuki chicane pertama dan situasi berubah menjadi sangat rapat. Hamilton harus membawa mobilnya menuju area run-off untuk menghindari kontak ketika keduanya memasuki tikungan. Akibat duel tersebut, kedua pembalap kehilangan kesempatan menyelesaikan putaran terakhir secara optimal. Verstappen melalui radio menyalahkan situasi yang diciptakan Hamilton, sedangkan Hamilton merasa dirinya telah mendapatkan hambatan dari rival lamanya tersebut.
Momen itu langsung menarik perhatian karena Hamilton dan Verstappen memiliki sejarah persaingan sengit, termasuk insiden mereka di Monza pada musim 2021. Namun, kejadian pada FP3 kali ini tidak sampai menghasilkan kontak antara kedua mobil. Pengawas balapan sempat mencatat insiden tersebut untuk dievaluasi setelah sesi berlangsung. Setelah melakukan peninjauan, steward memutuskan tidak diperlukan penyelidikan lebih lanjut terhadap kejadian antara Hamilton dan Verstappen. Dengan demikian, tidak ada konsekuensi tambahan yang diberikan kepada kedua pembalap menjelang kualifikasi. Meski hanya terjadi dalam sesi latihan, duel tersebut memperlihatkan betapa pentingnya posisi lintasan dan slipstream di Monza ketika setiap pembalap berusaha mencari keuntungan waktu sekecil mungkin.
Di belakang tiga besar, Antonelli menempati posisi keempat dengan catatan 1 menit 22,580 detik atau hanya terpaut 0,011 detik dari Verstappen. Kecepatan Antonelli sebenarnya memberikan indikasi Mercedes memiliki paket kompetitif untuk menghadapi kualifikasi. Namun, pembalap Italia tersebut menghadapi situasi berbeda karena harus memulai balapan dari bagian belakang grid akibat penalti terkait pergantian komponen mesin. Kondisi itu membuat Mercedes dapat memanfaatkan Antonelli untuk membantu Russell mendapatkan slipstream dalam persiapan kualifikasi. Lando Norris kemudian membawa McLaren menempati urutan kelima dengan waktu 1 menit 22,625 detik. Persaingan lima besar berlangsung sangat ketat karena Norris hanya terpaut 0,406 detik dari Russell.
McLaren belum memperlihatkan dominasi yang sama kuatnya seperti pada beberapa seri sebelumnya. Norris berada di posisi kelima, sedangkan Oscar Piastri hanya mampu menempati urutan kedelapan dengan catatan 1 menit 22,773 detik. Piastri sempat mengalami kesulitan ketika melakukan pengereman menuju tikungan pertama dan harus menggunakan area keluar lintasan setelah mengunci roda. Russell juga sempat tercatat berpotensi menghambat Piastri pada bagian lain sesi, tetapi pengawas balapan memutuskan tidak diperlukan tindakan lebih lanjut. Di antara kedua pembalap McLaren, Leclerc berada di posisi keenam dan Arvid Lindblad membawa Racing Bulls ke posisi ketujuh. Pierre Gasly dan Franco Colapinto kemudian melengkapi sepuluh besar untuk Alpine.
FP3 juga diwarnai sejumlah kejadian lain ketika para pembalap berusaha menemukan batas mobil sebelum kualifikasi. Liam Lawson sempat kehilangan kendali dan berputar di chicane pertama sehingga bendera kuning harus dikibarkan sementara. Alex Albon sebelumnya melaporkan masalah pada setir mobil Williams sebelum akhirnya dapat kembali ke lintasan. Albon dan Carlos Sainz kemudian mendapatkan perhatian steward terkait dugaan pelanggaran terhadap kondisi bendera kuning. Padatnya lalu lintas juga menjadi persoalan bagi sejumlah pembalap karena hampir seluruh peserta melakukan simulasi kualifikasi pada periode yang sama. Dengan karakter Monza yang sangat mengandalkan slipstream, para pembalap harus mencari jarak ideal terhadap mobil di depan tanpa justru terjebak lalu lintas.
Hasil FP3 membuat Russell memiliki modal kuat menjelang perebutan posisi start GP Italia 2026. Keunggulannya pada dua sesi latihan terakhir menunjukkan Mercedes mampu bersaing pada lintasan Monza, tetapi selisih waktu antarpembalap masih sangat kecil. Sebanyak 12 pembalap teratas bahkan berada dalam rentang kurang dari satu detik sehingga perubahan kondisi lintasan atau kesalahan kecil dapat mengubah urutan secara signifikan. Hamilton memberikan ancaman terbesar bagi Russell sekaligus membawa harapan Ferrari untuk tampil kompetitif di depan publik Italia. Verstappen juga tidak dapat dikesampingkan setelah menunjukkan peningkatan besar pada FP3, sementara Norris, Leclerc, dan sejumlah pembalap lain tetap berada dalam jarak yang memungkinkan untuk bersaing. Dengan Russell berada di puncak dan duel Hamilton-Verstappen kembali menghadirkan ketegangan, persaingan GP Italia 2026 memasuki fase kualifikasi dengan peta kekuatan yang semakin menarik.





